Visualisasi Kerygma & Katekese – Paroki Sta. Sesilia
Paroki Santa Sesilia
Edukasi Iman Katolik

Memahami Kerygma & Katekese lewat Cerita

Sebuah perjalanan iman: dari benih Kabar Gembira yang ditaburkan, hingga pertumbuhan iman yang dihayati dan berbuah.

1

Bagian I — Kerygma

Pewartaan Awal · Penaburan Benih Iman

Situasi Umat 01

Seorang muda berdiri termenung di tengah kesibukan kota, merasa hampa dan mencari arti hidup yang sejati…

“Mengapa hatiku selalu merasa kosong, ya Tuhan? Apa arti hidupku ini?”

Pewartaan Datang 02

Seorang Pewarta datang membawa Kitab Suci dan memaklumkan inti sejarah keselamatan dengan penuh sukacita dan keyakinan!

Kerygma!

“Yesus Kristus mengasihimu! Dia wafat dan bangkit untuk menebus dosamu dan menyelamatkanmu!”

Pertobatan Hati 03

Mendengar maklumat agung itu, hatinya tersentuh. Benih iman pertama mulai tertanam kuat, melahirkan komitmen pertobatan.

“Aku percaya! Tuhan, ampunilah aku. Aku ingin berbalik dan menyerahkan hidupku pada-Mu!”

Benih yang ditabur, kini disiram
2

Bagian II — Katekese

Pendalaman Iman · Berkelanjutan

Masuk Ruang Belajar 04

Setelah bertobat, ia tak dibiarkan sendiri. Ia bergabung dalam kelas katekumen paroki untuk mempelajari iman secara mendalam.

“Sekarang aku ingin memahami Kitab Suci, Tradisi Suci, serta Tujuh Sakramen Gereja.”

Proses Katekese 05

Seorang Katekis membimbing dengan sabar, menerangkan isi Katekismus agar iman beralih dari sekadar tahu menjadi dihayati.

Katekese

“Mari pelajari Hukum Kasih dan Sepuluh Perintah Allah agar iman kita berakar kokoh dan berbuah teladan!”

Iman yang Berbuah 06

Kini imannya matang dan berakar. Ia menjadi murid Kristus yang dewasa, aktif melayani, dan siap mewartakan kabar gembira kepada orang lain.

“Kini giliranku menaburkan benih iman. Utuslah aku, Tuhan, menjadi saksi-Mu!”

Kerygma

Pewartaan pertama inti iman: Yesus wafat dan bangkit untuk menyelamatkan kita. Tujuannya membangkitkan iman awal dan pertobatan. Singkat, memikat, dan menggugah hati.

Katekese

Pengajaran iman yang mendalam dan berkelanjutan setelah pertobatan. Tujuannya mendewasakan iman agar dipahami, dihayati, dan diwujudkan dalam hidup nyata.

Bahan Edukasi Iman · Paroki Santa Sesilia